Notification

×

Teras.media Sponsor

Indeks Berita

Lomba Cipta Souvenir Khas Sambas Turut Meriahkan Penyambutan Hari Jadi Kota Sambas ke-392

Minggu, 09 Juli 2023 | 12:28 WIB Last Updated 2023-07-09T06:11:18Z
Ket: Para dewan juri Lomba Cipta Souvenir Khas Sambas, dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sambas ke-392 Tahun, serta HUT pemindahan ibukota Sambas ke-24 Tahun dari Singkawang. (Ist)


TERAS.MEDIA, SAMBAS - Dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sambas ke-392 Tahun, serta HUT pemindahan ibukota Sambas ke-24 Tahun dari Singkawang ke Sambas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas melaksanakan beberapa agenda kegiatan.


Seperti halnya Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sambas, serta beberapa OPD Pemkab Sambas turut serta dalam memeriahkan Peringatan Hari Jadi Sambas ke-392 Tahun dan HUT Perpindahan Ibukota Kabupaten Sambas ke-24.


Yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas yang menyelenggaran Lomba Karnaval Tenun Sambas dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Industri dan Perdagangan Kabupaten Sambas juga menyelenggarakan Lomba Desain Busana Tenun Sambas, dan Lomba Cipta Souvenir Khas Sambas.


Terkait Lomba Cipta Souvenir Khas Sambas, Kepala Dinas Parpora Sambas, I Ketut Sukarja menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut terselenggara atas kolaborasi Disparpora bersama Dekranasda Kabupaten Sambas.


"Untuk pendaftarannya sudah kita buka sejak 1 Juni hingga 7 Juli 2023, dan terbuka untuk umum seluruh masyarakat Kabupaten Sambas," ujar I Ketut Sukarja, Minggu 9/7/2023.

Ket: karya-karya di Lomba Cipta Souvenir Khas Sambas, dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sambas ke-392 Tahun, serta HUT pemindahan ibukota Sambas ke-24 Tahun dari Singkawang. (Ist)

Dikatakan I Ketut Sukarja, lomba cipta souvenir khas Sambas tersebut diikuti oleh 25 peserta, dan telah menghasilkan para juara sesuai karya yang telah dibuat peserta.


"Untuk juara Pertama atas nama Rustam dari Desa Piantus dengan karya Selimpat Mini, juara kedua atas nama Andri Hidayat dari Desa Sumber Harapan dengan karyanya Miniatur Alat Tenun Khas Sambas, dan juara ketiga atas nama Mutia dari Desa Sumber Harapan dengan karya Tempat Tisu Mini," jelasnya.

 

I Ketut Sukarja berharap ke depannya dari lomba tersebut dapat memberikan ruang kreatif masyarakat Sambas memanfaatkan potensi lokal mendukung program OVOP (One Village One Product) menuju Sambas Berkemajuan.


"Sebagai salah satu tujuan wisata di Indonesia, tentunya Kabupaten Sambas harus mempunyai Souvenir Khas Sambas yang memiliki kearifan dan budaya lokal serta dapat bernilai ekonomis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tukasnya. (Ogy)

×